Follow the Foot Print with Faith

Budaya Kerja “LAMA” Tidak Selamanya “SEHAT”

Menjadi anak baru di suatu tempat kerja..sungguh hal yang paling MENYEBALKAN.

Bukan berarti MENYEBALKAN dalam arti sesungguhnya yang negatif, tapi saya yakin semuanya juga mengIYA kan.

Heiiy saya baru disini..kenalin nama saya …bla..bla..bla..

Dan pandangan mereka ke kita seolah-olah menelanjangi kita…dan melihat dengan sebelah mata.

Okey..Mungkin seperti itulah sapaan dan rasa pertama yang datang di detik-detik tersebut.

Menjadi baru di tempat asing yang kita belum pernah menyentuhnya..benar-benar suasana yang asiiiiiing buangeeet.

Tiba-tiba kita merasa menjadi seperti seorang anak kecil yang masuk sekolah TK pertama kalinya..

Melihat kanan kiri atas bawah tempat kerja kita yang baru…dan sampai setiap inci kita lihat..sampai bungkus permen di meja pun gak luput hehehe

Cuma bedanya kita tidak bisa menangis dan teriak saat rasa nyaman dan ada ancaman datang..karena mama kita tidak ada di luar untuk menemani kita di hari pertama kita..kita bukan anak TK lageeee !!!!

Kita harus berjuang sendiri sekarang, mama hanya berdoa dirumah mendoakan anaknya baik-baik saja di tempat kerjanya yang baru.

Dan hal yang aku benci adalah menemukan Budaya kerja “Lama” yang sudah terpatenkan di tempat baru kita bekerja..

Dimana terkadang tidak sejalan dan sepikiran dengan pola kerja kita dan prinsip hidup kita..

Well ini saatnya kita SELEKTIF..melihat dengan cepat mana teman-teman baru kita yang baik mana yang  jangan diikuti.

Dan sekali lagi SENIORITAS hadiiiiiirrrr mang🙂 DAMN !!!

Dan anak baru selalu menjadi kerdil diantara si petinggi-petinggi yang sebenarnya rendah moralnya.

Senioritas okeeeylah..tapi diisi dulu otak dan attitude anda dengan baik sesuai dgn etika profesionalisme kerja dan Moral hidup anda.

Hari pertama yang beraaat dan sempat meneteskan beberapa kali air mata..huuufff lemahnya hati wanita itu.

Semua sindiran dan ceplosan yang menyakitkan..aku jadikan sebagai AURA POSITIF bukan NEGATIF buatku.

Justru disini aku bener-bener berjanji pada diriku sendiri..”Mungkin sekarang aku masih lemah karena aku anak baru, tapi suatu saat kalian akan aku tunjukan bagaimana pintarnya aku, bagaimana tekunnya aku, bagaimana jujurnya aku dalam bekerja, bagaimana memuaskannya setiap hasil pekerjaan yang nantinya diberikan kepadaku..karena begitulah aku bekerja”
Dan satu hal yang paling penting.. ” Maaf aku VOCAL orangnya..saat ada yang meremehkan dan tidak menghargai aku, tidak akan segan-segan aku akan meneriakkan KETIDAKSUKAANKU”

Aku mungkin cuma seorang wanita..yang terkadang menangis, tapi aku punya harga diri dan tidak bodoh dan lemah..aku PEKA terhadap ancaman dan segala sesuatu hal yang akan MENUSUKKU…

Saat aku tidak suka aku akan bilang TIDAK SUKA..saat aku diremehkan dan tidak dihargai..MAAF AKU AKAN MENGELUARKAN KATA-KATA yang tajam dan akan membuatmu kaget…walaupun kamu lebih senior dari aku.

Aku cuma ingin dihargai..itu saja…aku tidak akan takut terhadap apapun selama aku benar.

Disini aku datang untuk bekerja dengan baik, dengan sepenuh hati, mencari teman dengan baik, menjalin hubungan yang baik dengan kalian semua.

Dari sinilah suasana KONDUSIF akan tercipta di tempat kerja, dan akan terbentuk suatu pola BUDAYA KERJA YANG SEHAT yang akan membuahkan HASIL YANG BAIK juga…

…………………..SELAMAT DATANG DUNIA KERJAKU YANG  BARU…………………………

2 responses

  1. yg penting juga diperhatikan aspek ergonomis, biomekaika dan fatique dalam kerja,hehehe🙂

    Desember 1, 2010 pukul 4:12 pm

    • hadeeeeuuuuh bahasa apa itu yak ??? hehehe…
      thx dah comment

      Desember 2, 2010 pukul 12:34 pm

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s